Terdapat beberapa kekeliruan pemahaman tentang undang-undang tarikan, sama ada untuk percaya atau tidak. Undang-undang pertama tarikan adalah sia-sia, untuk berjaya mesti masih bertindak. Kedua, sebaliknya, percaya hukum tarikan dan Akta tidak perlu. Kemudian kanan sebagai apa?
Klik je...
Memaparkan catatan dengan label MOTIVASI. Papar semua catatan
Memaparkan catatan dengan label MOTIVASI. Papar semua catatan
Khamis, 5 Jun 2014
Isnin, 20 Februari 2012
CERITA INSPIRASI - HELANG DAN KALKUN
Konon
di satu saat yang telah lama berlalu, Helang dan Kalkun (Ayam Belanda) adalah
burung yang menjadi teman yang baik. Dimanapun mereka berada, kedua teman
selalu pergi bersama-sama. Tidak pelik bagi manusia untuk melihat Helang dan
Kalkun terbang bersebelahan melintasi udara bebas.
Satu
hari ketika mereka terbang, Kalkun berbicara pada Helang, “Mari kita turun dan
mendapatkan sesuatu untuk dimakan. Perut saya sudah keroncongan ni!”. Helang
membalas, “Kedengarannya idea yang bagus”.
Jadi
kedua burung melayang turun ke bumi, melihat beberapa binatang lain sedang
makan dan memutuskan bergabung dengan mereka. Mereka mendarat dekat dengan
seekor lembu. Lembu ini tengah sibuk makan jagung,namun sewaktu memperhatikan
bahwa ada Helang dan Kalkun sedang berdiri dekat dengannya, Lembu berkata,
“Selamat datang, silakan rasa jagung manis ini”.
Pelawaan
ini membuat kedua burung ini terkejut. Mereka tidak biasa jika ada binatang
lain berbagi soal makanan mereka dengan mudahnya. Helang bertanya, “Mengapa
kamu bersedia memberikan jagung milikmu kepada kami?”. Lembu menjawab, “Oh,
kami punya banyak makanan disini. Tuan Petani memberikan kepada kami apapun
yang kami inginkan”. Dengan undangan itu, Helang dan Kalkun menjadi terkejut
dan menelan air liur. Sebelum selesai, Kalkun menanyakan lebih jauh tentang
Tuan Petani.
Lembu
menjawab, “Ya, dia menanam sendiri semua makanan kami. Kami sama sekali tidak
perlu bekerja untuk makan”. Kalkun tambah bingung, “Maksud kamu, Tuan Petani
itu memberikan padamu semua yang ingin kamu makan?”. Lembu menjawab, “Tepat
sekali!. Tidak hanya itu, dia juga memberikan pada kami tempat untuk tinggal.” Helang
dan Kalkun menjadi sangat terkejut!. Mereka belum pernah mendengar hal seperti
ini. Mereka selalu harus mencari makanan dan bekerja untuk terus hidup.
Ketika
datang waktunya untuk meninggalkan tempat itu, Kalkun dan Helang mulai berbicara
lagi tentang suasana ini. Kalkun berkata pada Helang, “Mungkin kita harus
tinggal di sini. Kita boleh mendapatkan semua makanan yang kita inginkan tanpa
perlu bekerja. Dan gudang yang disana sesuai dijadikan sarang seperti yang
telah pernah bangun.
Helang
juga goyah dengan pengalaman ini, “Saya tidak tahu tentang semua ini.
Kedengarannya terlalu baik untuk diterima. Saya menemukan semua ini sukar untuk
dipercayai bahawa ada pihak yang mendapat sesuatu tanpa bersusah payah.
Disamping itu saya lebih suka terbang tinggi dan bebas mengharungi langit luas.
Dan bekerja untuk menyediakan makanan dan tempat berlindung tidaklah terlalu
buruk. Pada kenyataannya, saya menemukan hal itu sebagai cabaran menarik”.
Akhirnya,
Kalkun memikirkan semuanya dan memutuskan untuk menetap dimana ada makanan keperluan
dan juga tempat berlindung. Namun helang memutuskan bahwa ia amat mencintai
kemerdekaannya dibanding menyerahkannya begitu saja. Ia menikmati cabaran rutin
yang membuatnya hidup. Jadi setelah mengucapkan selamat berpisah untuk teman
lamanya Si Kalkun, Helang menetapkan penerbangan untuk perjalanan baru yang ia
tidak ketahui bagaimana ke depannya.
Semuanya
berjalan baik bagi Si Kalkun. Dia makan semua yang ia inginkan. Dia tidak
pernah bekerja. Dia memilih menjadi burung gemuk dan malas. Namun suatu hari
dia mendengar isteri Tuan Petani menyebutkan bahawa Hari raya Thanks giving
akan datang beberapa hari lagi dan alangkah indahnya jika ada hidangan Kalkun
panggang untuk makan malam. Mendengar hal itu, Si Kalkun memutuskan sudah
waktunya untuk pergi dari pertanian itu dan bergabung kembali dengan teman
baiknya, si Helang.
Namun
ketika dia berusaha untuk terbang, dia dapati bahawa ia telah jadi terlalu
gemuk dan malas. Bukannya dapat terbang, dia jesteru hanya boleh
mengepak-ngepakkan sayapnya. Akhirnya di Hari Thanks giving keluarga Tuan
Petani duduk bersama menghadapi panggang daging Kalkun besar yang sedap.
Ketika
anda menyerah pada cabaran hidup dalam pencarian keamanan, anda mungkin sedang
menyerahkan kemerdekaan anda…Dan Anda akan menyesalinya setelah segalanya
berlalu dan tidak ada KESEMPATAN lagi…
Seperti pepatah kuno “selalu ada keju percuma dalam perangkap tikus”
Jumaat, 17 Februari 2012
CERITA INSPIRASI - JADILAH PELITA
Pada suatu malam, seorang buta penglihatan pulang dari rumah sahabatnya.
Sang sahabat memberi bekalan dengan sebuah lentera pelita.
Orang buta itu terbahak berkata: “Buat apa saya bawa pelita? Kan sama
saja buat saya! Saya boleh pulang jugak.”
Dengan lembut sahabatnya menjawab, “Ini agar orang lain boleh melihat kamu,
biar mereka tidak melanggarmu.”
Akhirnya orang buta itu setuju untuk membawa pelita tersebut. Tak berapa
lama, dalam perjalanan, seorang pejalan melanggar si buta.
Dalam ketakutannya, ia berkata, “Hei, kamu kan punya mata! Beri jalan
buat orang buta ni!”
Tanpa berbalas sapa, mereka pun saling berlalu.
Lebih lanjut, seorang pejalan lainnya melanggar si buta.
Kali ini si buta bertambah marah, “Apa kamu buta? Tidak boleh lihat ya?
Aku bawa pelita ini supaya kamu boleh lihat!”
Pejalan itu menjawab, “Kamu yang buta! Apa kamu tidak lihat, pelitamu
sudah padam!”
Si buta terdiam...
Menyedari situasi itu, pelanggarnya meminta maaf, “Oh, maaf, sayalah
yang ‘buta’, saya tidak melihat bahwa Anda adalah orang buta.”
Si buta tersipu menjawab, “Tidak apa-apa, maafkan saya juga di atas
kata-kata kasar saya.”
Dengan tulus, si melanggar membantu menyalakan kembali pelita yang
dibawa si buta. Mereka pun melanjutkan perjalanan masing-masing.
Dalam perjalanan selanjutnya, ada lagi pejalan yang melanggar orang buta
itu.
Kali ini, si buta lebih berhati-hati, dia bertanya dengan santun, “Maaf,
apakah pelita saya padam?”
Pelanggarnya menjawab, “Iya, saya justeru mahu menanyakan hal yang
sama.”
Senyap sejenak.
secara berhadapan mereka bertanya, “Apakah Anda orang buta?”
Secara serempak pun mereka menjawab, “Iya.,” sambil meledak dalam tawa.
Mereka pun berupaya saling membantu menemukan kembali pelita mereka yang
telah jatuh ketika pelangaran tadi.
Pada waktu itu juga, seseorang datang. Dalam keheningan malam, nyaris
saja ia melanggar kedua orang yang sedang mencari-cari pelita tersebut. Ia pun
berlalu, tanpa mengetahui bahwa mereka adalah orang buta.
Timbul fikiran dalam benak orang ini, “Rasanya saya perlu membawa pelita
juga, jadi saya boleh melihat jalan dengan lebih baik, orang lain juga boleh
ikut melihat jalan mereka.”
Pelita melambangkan terang kebijaksanaan. Membawa pelita bererti
menjalankan kebijaksanaan dalam hidup. Pelita, sama halnya dengan kebijaksanaan,
melindungi kita dan pihak lain dari berbagai rintangan (pelanggaran!).
Si buta pertama mewakili mereka yang terselubungi kegelapan batin,
keangkuhan, kebebalan, ego, dan kemarahan. Selalu menunjuk ke arah orang lain,
tidak sedar bahawa lebih banyak jarinya yang menunjuk ke arah dirinya sendiri.
Dalam perjalanan “pulang”, ia belajar menjadi bijak melalui peristiwa demi
peristiwa yang dialaminya. Ia menjadi lebih rendah hati kerana menyedari
kebutaannya dan dengan adanya belas kasih dari pihak lain. Ia juga belajar
menjadi pemaaf.
Pelanggaran pertama mewakili orang-orang pada umumnya, yang kurang kesedaran,
yang kurang peduli. Kadang, mereka memilih untuk “membuta” walaupun mereka boleh
melihat.
Pelanggaran kedua mewakili mereka yang seolah-olah bertentangan dengan
kita, yang sebetulnya menunjukkan kekeliruan kita, sengaja atau tidak sengaja.
Mereka boleh menjadi guru-guru terbaik kita. Tak seorang pun yang mahu jadi
buta, sudah selayaknya kita saling memaklumkan dan saling membantu.
Orang buta kedua mewakili mereka yang sama-sama gelap batin dengan kita.
Betapa sulitnya menyalakan pelita kalau kita bahkan tidak boleh melihat
pelitanya. Orang buta sulit menuntun orang buta lainnya. Itulah pentingnya
untuk terus belajar agar kita menjadi makin baik, semakin bijaksana.
Orang terakhir yang lewat mewakili mereka yang cukup sedar akan
pentingnya memiliki pelita kebijaksanaan.
Sudahkah kita suluh pelita dalam diri kita masing-masing? Jika sudah,
apakah nyalanya masih terang, atau bahkan nyaris padam? JADILAH PELITA, bagi
diri kita sendiri dan sekitar kita.
Sebuah pepatah berusia 25 abad mengatakan: Sejuta pelita dapat
dinyalakan dari sebuah pelita, dan nyala pelita pertama tidak akan meredup.
Pelita kebijaksanaan pun, tak kan pernah habis.
Bila mata tanpa penghalang, hasilnya adalah penglihatan. Jika telinga
tanpa penghalang, hasilnya adalah pendengaran. Hidung yang tanpa penghalang
membuahkan penciuman. Fikiran yang tanpa penghalang hasilnya adalah
kebijaksanaan.
Khamis, 16 Februari 2012
CERITA INSPIRASI - PENJARA FIKIRAN
Seekor belalang lama terkurung dalam satu kotak. Suatu hari ia berhasil
keluar dari kotak yang mengurungnya, dengan gembira dia melompat-lompat
menikmati kebebasannya.
Di perjalanan dia bertemu dengan belalang lain, namun dia heran mengapa
belalang itu bisa lompat lebih tinggi dan lebih jauh darinya.
Dengan kepelikan itu dia bertanya,
“Mengapa kau boleh melompat lebih tinggi dan lebih jauh dariku,padahal
kita tidak jauh berbeza dari usia maupun ukuran tubuh badan?”
Belalang itu menjawabnya dengan pertanyaan,
“Dimanakah kau tinggal selama ini? Semua belalang yang hidup di alam
bebas pasti boleh melakukan seperti yang aku lakukan.”
Saat itu si belalang baru tersadar bahwa selama ini kotak itulah yang
telah membuat lompatannya tidak sejauh dan setinggi belalang lain yang hidup di
alam bebas.
Sering kita sebagai manusia, tanpa sadar, pernah juga mengalami hal yang
sama dengan belalang tersebut. Lingkungan yang buruk, hinaan, trauma masa lalu,
kegagalan berulang,tradisi, dan semua itu membuat kita terpenjara dalam kotak
semua yang mementahkan potensi kita.
Sering kita mempercayai mentah-mentah apa yang mereka katakan kepada
kita tanpa berfikir dalam bahwa apakah hal itu benar adanya atau benarkah kita
selemah itu? Lebih parah lagi, kita acap kali lebih memilih mempercayai mereka
daripada mempercayai diri sendiri.
Tahukah Anda bahwa gajah yang sangat kuat boleh diikat hanya dengan tali
yang terikat pada pancang kecil? Gajah sudah akan merasa dirinya tidak boleh
bebas jika ada “sesuatu” yang mengikat kaki nya, padahal “sesuatu” itu boleh
jadi hanya seutas tali kecil…
Sebagai manusia kita mampu untuk berjuang, tidak menyerah begitu saja kepada
apa yang kita alami. Kerana itu, teruslah berusaha mencapai segala aspirasi
positif yang ingin kita capai. Sakit memang, lelah memang,tapi jika kita sudah
sampai di puncak, semua pengorbanan itu pasti akan terbayar. Pada dasarnya,
kehidupan kita akan lebih baik kalau kita hidup dengan cara hidup pilihan kita
sendiri, bukan dengan cara yang di pilihkan orang lain untuk kita...
Rabu, 15 Februari 2012
CERITA INSPIRASI - 4 lilin
Ada 4 lilin yang menyala, Sedikit demi sedikit habis meleleh.
Suasana begitu sunyi sehingga terdengarlah percakapan mereka
Yang pertama berkata: “Aku adalah Damai.” “Namun manusia tak mampu
menjagaku: maka lebih baik aku mematikan diriku saja!” Demikianlah sedikit demi
sedikit sang lilin padam.
Yang kedua berkata: “Aku adalah Iman.” “Sayang aku tak berguna lagi.”
“Manusia tak mau mengenalku, untuk itulah tak ada gunanya aku tetap menyala.”
Begitu selesai bicara, tiupan angin memadamkannya.
Dengan sedih giliran Lilin ketiga bicara: “Aku adalah Cinta.” “Tak mampu
lagi aku untuk tetap menyala.” “Manusia tidak lagi memandang dan mengganggapku
berguna.” “Mereka saling membenci, bahkan membenci mereka yang mencintainya,
membenci keluarganya.” Tanpa menunggu waktu lama, maka matilah Lilin ketiga.
Tanpa terduga…
Seorang anak kecil itu masuk ke dalam bilik, dan melihat ketiga Lilin telah padam. Kerana takut akan kegelapan itu, ia berkata: “Ekh apa yang terjadi?? Kamu harus tetap menyala, Aku takut akan kegelapan!”
Lalu ia mengangis tersedu-sedu.
Lalu dengan terharu Lilin keempat berkata:
Jangan takut, Janganlah menangis, selama aku masih ada dan menyala, kita
tetap dapat selalu menyalakan ketiga Lilin lainnya:
“Akulah HARAPAN.”
Dengan mata bersinar, sang anak mengambil Lilin Harapan, lalu menyalakan
kembali ketiga Lilin lainnya.
Apa yang tidak pernah mati hanyalah HARAPAN yang ada dalam hati
kita….dan masing-masing kita semoga dapat menjadi alat, seperti sang anak
tersebut, yang dalam situasi apapun mampu menghidupkan kembali Iman, Damai,
Cinta dengan HARAPAN-nya!
Selasa, 14 Februari 2012
CERITA INSPIRASI - iNature Dan iLiving
Dalam perkara yang
paling kecil kepada bunyi lagu yang dilakukan oleh burung. Terperinci dan aroma bunga.
Nafas harum pain, cemara, kayu aras, dan pokok-pokok poplar. Dari langit yg
mengelamun biru gunung yang gemilang .Anda hanya perlu membuka minda anda dan
pergi ke alam semula jadi dan ia akan membawa anda. Anda boleh meneroka diri anda
sendiri. Satu boleh mendapatkan pemahaman sebenar mengenai kecantikan mereka
sendiri. Kupas lapisan tidak berkesudahan keindahan yang diciptakan oleh Allah s.w.t di
dalam diri kita kembali.
Ini adalah salah satu sebab ia betul-betul sedih melihat orang yang hanya merenung skrin telefon bimbit mereka. Berjalan tanpa tujuan. Mereka sedang hilang titik. Gambar berdefinisi tinggi besar. Mereka mahu hidup. Mereka mahu merasa. Semua yang mereka benar-benar perlu lakukan adalah mengangkat kepala mereka. Berjalan bangga. Lihat sekeliling. Bagaimana hebat ini?
iPads dan peranti mempunyai tempat mereka. Kita boleh bercakap tentang perpustakaan indah seseorang di hujung jari mereka. Sumber yang tidak berkesudahan bahan dan pengetahuan untuk membina minda kita. Atau kita boleh bercakap, sebanyak 86% orang yang menggunakannya untuk lucah.
Sangat bagus untuk mendapatkan maklumat dalam denyutan jantung. Tetapi ia menyusahkan untuk melihat rakyat di banyak mengebumikan kehidupan mereka di facebook dan lain-lain rangkaian sosial.
Teknologi adalah hebat apabila digunakan dengan betul. Atau ia boleh mengambil satu turun jejak balik berdebu to Now here jika seseorang itu tidak berhati-hati.
Ini adalah salah satu sebab ia betul-betul sedih melihat orang yang hanya merenung skrin telefon bimbit mereka. Berjalan tanpa tujuan. Mereka sedang hilang titik. Gambar berdefinisi tinggi besar. Mereka mahu hidup. Mereka mahu merasa. Semua yang mereka benar-benar perlu lakukan adalah mengangkat kepala mereka. Berjalan bangga. Lihat sekeliling. Bagaimana hebat ini?
iPads dan peranti mempunyai tempat mereka. Kita boleh bercakap tentang perpustakaan indah seseorang di hujung jari mereka. Sumber yang tidak berkesudahan bahan dan pengetahuan untuk membina minda kita. Atau kita boleh bercakap, sebanyak 86% orang yang menggunakannya untuk lucah.
Sangat bagus untuk mendapatkan maklumat dalam denyutan jantung. Tetapi ia menyusahkan untuk melihat rakyat di banyak mengebumikan kehidupan mereka di facebook dan lain-lain rangkaian sosial.
Teknologi adalah hebat apabila digunakan dengan betul. Atau ia boleh mengambil satu turun jejak balik berdebu to Now here jika seseorang itu tidak berhati-hati.
Just something to think about.
Isnin, 13 Februari 2012
CERITA INSPIRASI - Berhentilah Mengeluh
Pantaskah anda mengeluh? Padahal anda telah dikurniakan sepasang lengan yang kuat untuk mengubah dunia. Layakkah anda berkeluh kesah? Padahal anda telah dianugerahkan kecerdasan yang memungkinkan anda untuk membuat segala sesuatunya.
Apakah anda bermaksud untuk menyia-nyiakan semuanya itu? Lalu menyingkirkan beban dan tanggungjawab anda? Janganlah kekuatan yang ada pada diri anda, terhurai kerana anda berkeluh kesah. Ayuh kuatkan hati anda. Tegakkan bahu. Jangan biarkan semangat hilang hanya kerana anda tidak tahu jawapan dari masalah anda tersebut.
Jangan biarkan kelemahan menghancurkan keunggulan kamu. Sedut lah nafas sedalam-dalamnya. Tenangkan semua yang ada dalam pemikiran anda. Kemudian lihat lah cahaya yang terang disebalik awan mendung. Dan mulakan dengan langkah baru.
Sesungguhnya, ada orang yang lebih berhak mengeluh dibandingkan dengan anda. Sayangnya suara mereka jauh tak kedengaran, kerana mereka tak sempat lagi untuk mengeluh. Beban kehidupan yang berat lebih suka mereka jalani daripada mereka sesali. Jika demikian masihkan anda lebih suka mengeluh daripada menjalani rintangan hidup ini?
Jumaat, 10 Februari 2012
Cerita Inspirasi - Cubalah Untuk Merenung
Sediakan beberapa minit dalam sehari untuk melakukan perenungan. Lakukan di pagi hari yang tenang, segera setelah bangun tidur. Atau di malam hari ketika sebelum hendak tidur. Merenunglah dalam keheningan. Jangan gunakan fikiran untuk mencari pelbagai jawapan. Dalam perenungan anda tidak mencari jawapan. Cukup berteman dengan ketenangan maka anda akan mendapatkan kejernihan fikiran. Jawapan berasal dari fikiran anda yang hening. Selama berhari-hari anda disibukkan oleh berbagai hal. Sedarilah bahwa fikiran anda memerlukan istirehat. Tidak cukup hanya dengan tidur. Anda perlu tidur dalam keadaan terbangun. Merenunglah dan dapatkan ketenteraman batin. Fikiran yang digunakan itu bagaikan air sabun yang diadun dalam segelas kaca. Semakin banyak sabun yang tercampur semakin keruh air. Semakin cepat anda mengacau semakin kencang pusaran. Merenung adalah menghentikan adunan. Dan membiarkan air berputar perlahan. Perhatikan keadaan sabun turun satu persatu, menyentuh dasar gelas. Benar-benar perlahan. Tanpa suara. Bahkan anda mampu mendengar lurutnya keadaan sabun. Kini anda mendapatkan air jernih tersisa di permukaan. Bukankah air yang jernih mampu meneruskan cahaya. Demikian halnya dengan fikiran anda yang hening.
Khamis, 9 Februari 2012
CERITA INSPIRASI - Terus Berkarya
Jangan berhenti. Bukan karena berhenti akan menghambat laju kemajuan anda. Namun sesungguhnya alam mengajar bahwa anda tak akan pernah boleh berhenti. Meskipun anda berdiam diri di situ, bumi tetap akan mengajak anda mengelilingi matahari. Maka, bergeraklah, bekerjalah, berkaryalah. Bekerja bukan sekadar untuk meraih sesuatu. Bekerja memberi kebahagiaan diri. Itulah yang diharapkan oleh alam daripada anda.
Air yang tidak bergerak lebih cepat busuk. Kunci yang tidak pernah dibuka lebih mudah karat. Mesin yang tidak dihidupkan lebih cepat berkarat. Hanya perkakas yang tidak digunakanlah yang disimpan dalam laci berdebu. Alam telah mengajarkan ini; Jangan berhenti berkarya, atau anda segera menjadi tua dan tak berguna.
Rabu, 8 Februari 2012
CERITA INSPIRASI -Rich Dad poor Dad
Saya pasti ramai yang telah membaca buku Rich Dad poor Dad tulisan Robert Kiyosaki. Satu konsep yang saya amat minat (dan gunakan) dari Rich Dad Poor dad adalah membeli sesuatu, dengan “wang orang lain” (other people’s money / OPM).
Contoh yang ditunjukkan adalah, Robert ingin membeli kereta idamannya iaitu sebuah Porche. Untuk membeli kereta idamannya itu, beliau tidak menggunakan wangnya sendiri. Apa yang digunakan adalah wang orang lain. Beliau membeli sebuah bilik/ruang kosong kemudian, menyewakannya menjadi tempat penyimpanan barang (Storage facility).
Keuntungan dari perniagaan kecil storage facilitynya itu setiap bulan membayar pinjaman bulanan kereta idaman Porche itu. Dalam kata lain, wang dari orang lain membiayai kereta idaman!
Apabila beliau ingin membeli kereta Mercedes untuk isterinya, beliau memulakan perniagaan kecil baru. Keuntungan (other people’s money) dari situ pula digunakan untuk membayar kereta mewah Mercedes!
Konsep yang sama anda boleh gunakan untuk sebarang perniagaan. Mulakan perniagaan kecil yang automatik (tidak memerlukan penglibatan anda sepenuhnya) seperti menjual membeli EMAS. Keuntungan bulanan dari situ boleh membiayai kereta idaman anda, atau rumah idaman anda!
Aplikasikan konsep Rich Dad Poor Dad kepada perniagaan EMAS. Dengan cara ini, wang anda tidak akan berkurangan, walaupun memiliki sesuatu yang anda idamkan
Selasa, 7 Februari 2012
CERITA INSPIRASI -Segalanya Pantas
Lakukan segala-galanya dengan pantas
Pantas! Itulah kuncinya…
Untuk mencapai kejayaan dengan cepat, anda perlu lakukan sesuatu dengan pantas. Itulah yang dinamakan undang-undang “sebab dan kejadian”. Disebabkan sesuatu kerja itu dimulakan dengan cepat, maka, hasilnya juga akan terima dengan cepat....
Ramai yang tertanya-tanya, apakah rahsianya untuk mencapai kejayaan pada usia muda? Apakah rahsianya untuk mengumpulkan wang yang banyak pada usia muda?
Jawapannya adalah amat mudah. Mulakan dengan pantas! Mulakan proses anda mencapai matlamat anda dengan pantas dan mulakan proses mengumpul kewangan anda dengan cepat.
Satu pengajaran yang boleh kita ambil dari tycoon perniagaan billionaire British terkenal, Sir Richard Branson, pengasas Virgin companies adalah beliau melakukan segalanya dengan pantas.
Menurut biografi Richard Branson, bermula pertama kali perbincangan untuk membina syarikat penerbangan Virgin Airlines, Syarikat tersebut memulakan penerbangan pertamanya 5 bulan kemudian! Wah, betapa pantasnya seorang billionaire melakukan kerja.
Melakukan kerja dengan pantas adalah kunci untuk memulakan momentum motivasi. Bayangkan acara lumba lari pecut apabila semua atlit pecut berbaris di garisan mula. “Ke garisan… sedia… MULA!” kesemua pelari tersebut bermula dengan deras!
Ingat tak ketika sukan olimpik, adakalanya terdapat “foul start” dan pengadil terpaksa menghentikan perlumbaan sejurus selepas bermula. Perasan tak, ramai pelari akan terus berlari dan ada yang sehingga ¼ jalan pun, masih lagi berlari oleh kerana permulaan yang pantas memberi momentum yang pantas. Ianya sukar untuk berhenti dengan tiba-tiba!
Begitulah juga dengan motivasi diri. Sekiranya anda mempunyai idea untuk memulakan perniagaan, MULAKAN SEGERA perniagaan tersebut! Sekiranya anda ingin mula merancang kewangan anda, MULAKAN SEGERA dengan membuka akaun simpanan baru! Sekiranya anda ingin mempelajari ilmu baru, MULAKAN SEGERA ke kedai buku dan dapatkan buku yang berkaitan dengan ilmu tersebut.
Pembunuh kejayaan adalah “membuang masa” atau procrastination. Dengan memulakan sesuatu dengan pantas, anda membunh pembunuh ini. Momenntum akan dibina dan ia akan menjadi sukar untuk anda hentikan diri anda sendiri!
Langgan:
Catatan (Atom)





